Sisi Lain Prabowo Subianto,Benarkah Beliau Seorang Tempramental?

image

Sejak dari pertama terdaftar dalam Daftar pemilih tetap 10 tahun yang lalu,saya sama sekali tidak pernah menggunakan hak pilih saya dalam pemilu legislatif maupun pemilihan presiden,meskipun pada tahun 2004 saya aktif dalam sebuah partai politik serta pada tahun 2009 saya menjadi anggota Panitia Pemungutan Suara di tingkat desa,tetapi saya lebih memilih untuk tidak menggunakan suara saya alias ‘GOLPUT’.

Rasa ketidak percayaan kepada pemerintah dan mereka yang telibat dalam mengatur negara ini menjadi alasan saya untuk memilih golput,dimana para penguasa secara terang dan nyata melupakan rakyat yang telah mengangkat nya ke kursi empuk lantas malah menjadi benalu yang hidup di atas penderitaan rakyat.

Tapi pada tahun ini semua nya berubah,pemikiran saya terasa sedikit mendapat suatu pengaruh yang aneh,itu bermula setahun yang lalu ketika saya membaca berita tentang sosok yang sememangnya dari dulu saya tahu namun tidak pernah saya kenal lebih jelas.

Dia adalah Prabowo Subianto,yang telah menarik saya untuk mencari tahu lebih jelas sosok beliau,melalui googling dan pembacaan buku serta berita yang mengulas tentang sosok beliau rasa nya apa yang publik anggap selama ini bahwa mantan Danjen Kopassus, pasukan elit TNI AD itu, adalah seorang prajurit
yang temperamental.

Ceritera beberapa orang yang ‘mengaku-ngaku’mengenal Prabowo, kalau sudah marah, ia sulit direndahkan. Tabiat calon Prabowo
seperti ini sempat menjadi bahan pembicaraan.

Benarkah ia seorang yang mudah meledak?

Ada kekhawatiran, kalau hal itu benar dan Prabowo benar-benar terpilih sebagai Presiden, rakyat dan bangsa Indonesia kembali akan memiliki pemimpin yang bisa menciptakan berbagai masalah.

Tapi kalau melihat latar belakang pendidikan dan sejarah kehidupan orangtuanya, semestinya
Prabowo seorang yang terbuka dan komunikatif atau tidak mau benar sendiri. Seorang yang terbuka, salah satu sifat positifnya, ia mau
berdialog atau mendengarkan kritik tentang dirinya.

Bagi saya,Sebagai seorang prajurit Kopassus yang sudah ditempa melalui latihan berat, termasuk mental dan karakter, semestinya Prabowo merupakan sosok pemimpin yang sempurna.Konon salah satu karakter atau kepribadian kuat
yang terbentuk melalui latihan panjang di Kopassus yaitu seorang prajurit selalu bertindak kalkulatif.
Dia tidak mudah terpancing emosi. Amarahnya,terkontrol. Oleh sebab itu, julukan temperamental untuk seorang Prabowo yang bahkan menjadi Komandan Jenderal Kopassus, tidak sepenuhnya
dipercayai.

Ayah Prabowo, Sumitro Djojohadikusumo (almarhum), dikenal sebagai seorang ekonom yang sangat komunikatif. Semasa hidupnya, ia menjadi pengajar atau profesor di Universitas Indonesia,
sebuah lembaga pendidikan terkemuka di Tanah Air. Sumitro juga seorang konsultan sekaligus
politikus.Latar belakang ini membuat Sumitro sebagai seorang sosok yang sempurna dalam arti tidak mewariskan keturunan yang temperamental.

Legacy Sumitro tempaan di Kopassus semestinya melekat pada diri Prabowo.
Jadi jika latar belakang pendidikan – militer dan keluarga yang dijadikan acuan untuk mengukur
prilaku Prabowo, semestinya, calon presiden ini,seorang figur pemimpin intelektual. Dan seorang pemimpin intelektual, tidak akan menggunakan emosinya dalam memimpin dan menyikapi suatu masalah.

Hal senada juga di cerita kan oleh beberapa orang yang pernah bertemu secara pribadi dengan beliau seperti hamzah palalloi yang sering menulis tentang sosok lain dari beliau.

Saya sendiri tidak pernah bertemu langsung dengan beliau,tapi hanya berinteraksi dari tulisan – tulisan baik yang memuji beliau,bahkan yang menghina beliau,serta mengikuti beliau yang sering berinteraksi di dunia maya terutama di tweeter dan facebook beliau.

Mungkin foto-foto berikut ini bisa sedikit menggambarkan apa kah benar bahwa beliau adalah seorang yang temperamental,emosional,pemarah serta jauh dari kata humoris!

Bagi saya…foto-foto berikut menunjukan hal yang sebalik nya.silahkan selami dan rasa kan kelembutan jiwa nya.

image

Prabowo subianto ketika bertugas di timor-timur (kini timor leste)

image

Prabowo subianto ketika masih kecil,menurut pengakuan beliau,ayah nya sering mengingatkan tentang sabda Rasulullah Saw,bahwa seorang anak lelaki itu hendaklah menguasai tiga perkara yakni Berenang,Berkuda,dan memanah.dan prabowo menguasai betul ketiga kemampuan itu.

image

image

image

image

image

image

Prabowo subianto ketika muda,jelas terlihat senyum di wajah nya.adakah ini wajah seorang yang temperamental?anda pikirkan sendiri!

image

image

Bagi saya pribadi… hanya beliau ketika ini yang bisa di harapkan mengembalikan kedaulatan negara dari tertindas oleh imperialisme asing serta pembobrokan ekonomi, hukum dan sosial oleh bangsa sendiri.dengan jujur saya katakan sebagai seorang rakyat biasa yang tidak punya kepentingan apa-apa saya InsyaAllah akan memilih beliau apapun tanggapan buruk tentang nya.

sumber rujukan,Sumber foto,

8 thoughts on “Sisi Lain Prabowo Subianto,Benarkah Beliau Seorang Tempramental?

  1. bukti keberhasilan pak pabrowo apa pak dlm pembangunan indonesia? klw masih new bie dn “minim prestasi” sya berasumsi sma sj memilih mntan jendral tsb sma sja berjudi bisa berhasil (lebih baik) atw gagal (lebih buruk)

    • Di Bandingakan Calon yang satu nya,Yang Bermula dari seorang pengusaha meubel dan melompat dari jabatan satu kejabatan yang lain nya..sebelum habis masa bakti nya ..dan hanya berpengalaman dalam penanganan hal yang birsifat biasa biasa saja..saya rasa Prabowo dalam hal pemerintahan,hubungan internasional,organisasi massa,pertahanan,serta bakti kepada negri jauh lebih berpengalaman dan lebih berprestasi..apa pun penilaian setiap orang adalah berbeda dan setiap orang punya kebebasan untuk menilai dan memilih…untuk beberapa dari sekian banyak prestasi Prabowo bisa anda baca disini https://ilhamfahriefendi.wordpress.com/2014/06/08/prestasi-prabowo-yang-jarang-di-ketahui-publik/

      TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN NYA…🙂

      • Silsilah Keluarga Prabowo
        Ini fakta yang harus kita ketahui tentang silsilah keluarga Prabowo Subianto. Sabda Nabi Muhammad SAW, “Kullil Haqqa Wala Kana Murran” (katakanlah yang benar walaupun itu pahit).
        Jangan sampai hak dan kebenaran ini ditutup oleh kebohongan dan kezaliman.
        Ini fakta dan bukan rekayasa;bahwa Prabowo berasal dari keluarga Kristen Protestan. Ayahnya bernama Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo menikah dengan Dora Marie Sigar Sumitro Djojohadikusumo, perempuan kelahiran Manado, Sulawesi Utara, 21 September1921 yang dikenal sebagai penganut kristen yang taat.
        Dora Marie pertama kali bertemu Sumitro Djojohadikusumo tahun 1945 di sebuah acara mahasiswa Kristen Indonesia di Rotterdam, Belanda. Saat itu ia belajar di sekolah ilmu keperawatan bedah di kota Utrecht, Belanda.
        Keduanya menikah pada 7 Januari1946 di Jerman dengan pemberkatan dari pendeta-pendeta di Gereja Jerman.
        Selama hidupnya, Dora Marie dan Sumitro menjadi penganut agama Kristen yang taat dan rajin ke gereja.
        Dari pernikahannya, Dora dan Sumitro mempunyai empat anak. Dua perempuan, dua laki-laki. Dua perempuan yaitu Bianti Djiwandono dan Mariani le Maistre dan Laki-laki; Prabowo Subiantodan Hashim S. Djojohadikusumo.
        Ada darah Cina yang mengalir ke tubuh Prabowo dan saudaranya dari pihak ibunya, seperti halnya penganut agama Kristen asal Sulawesi Utara.
        Semua saudara Prabowo beragama Kristen. Kakak Prabowo sendiri, Bianti Djiwandono, istri mantan Gubernur BankIndonesia, beragama Kristen Katolik.
        Prabowo lahir dan dewasa dalam lingkungan dan bimbingan keluarga yang beragama Kristen.
        Prabowo baru memeluk Islam ketika menikah dengan Titiek Soeharto pada Mei 1983.
        Agar bisa diterima keluarga Soeharto yang beragama Islam, Prabowo terpaksa mengucapkan dua kalimat syahadat.
        Dari pernikahannya lahirlah Didiet Prabowo. Agama Didiet pun hingga kini tidak jelas. Didiet menghabiskan sebagian masa sekolahnya di Boston, AS.
        Perkawinan Prabowo dan Titiek berakhir perceraian. Namun tidak diketahui secara persis kapan pasangan ini berpisah.
        Adik Prabowo Hashim dalam Deklarasi Forum Alumni dan Mahasiswa di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu 10 Mei 2014 terang-terangan mengaku ibunya Dora Marie lahir dan meninggal sebagai seorang Kristen Protestan.
        Bahkan saat ibunya meninggal pada 23 Desember 2008 Prabowo lah yang memimpin upacara pemakaman di TPU Tanah Kusir di area pemakaman Kristen. Prabowo bertindak sebagai pendeta yang membaca khotbah.
        Dalam berita yang diterbitkan tribunnews 10 Mei 2014, adik Prabowo Hashim juga mengaku dia dan adik kandungnya Kristen Protestan, kakak Katolik, keponakan-keponakan yang sangat dekat dengan Prabowo Katolik. Hanya Prabowo yang bergama Islam, dia memeluk Islam karena mau menikah dengan Titiek. Bukan kesadaran dirinya.
        Prabowo memiliki sekretaris pribadi yang sudah bekerja untuknya 15 tahun yakni seorang Tionghoa dan beragama Kristen.
        Tiga dokter pribadi Prabowo juga semuanya berdarah Tionghoa, Kristen.
        Fakta terbaru, saat berkunjung ke kantor PKB untuk menjalin koalisi. Prabowo diminta menjadi Imam, tapi tidak bisa. Baca Alquran tidak tahu. Inilah satu asalan mengapa PKB tidak dukung Prabowo.
        Lihat dan buktikan Prabowo pake Kopiah. Prabowo mau menunjukkan bawah dia Islam Fanatik dengan memakai kopiah saat bertemu kiyai-kiyai, tapi dia tidak sadar kopiahnya menutupi dahi.
        Salah seorang ulama menyindir Prabowo, bagaimana sujud dalam solat jika kopiahnya seperti itu. Itu tidak sah. Seorang muslim Solat jidatnya harus menyentuh tempat sujud.
        Ikhwan dan akhwat, kita butuh pemimpin yang beragama Islam secara tulus. Bukan yang abal-abalan. Bukan hanya cari popularitas.
        Fakta bahwa semua keluarga Prabowo Kristen itu tidak bisa dibantah.
        Silsilah Keluarga Prabowo
        Ini fakta yang harus kita ketahui tentang silsilah keluarga Prabowo Subianto. Sabda Nabi Muhammad SAW, “Kullil Haqqa Wala Kana Murran” (katakanlah yang benar walaupun itu pahit).
        Jangan sampai hak dan kebenaran ini ditutup oleh kebohongan dan kezaliman.
        Ini fakta dan bukan rekayasa;bahwa Prabowo berasal dari keluarga Kristen Protestan. Ayahnya bernama Prof. Dr. Soemitro Djojohadikusumo menikah dengan Dora Marie Sigar Sumitro Djojohadikusumo, perempuan kelahiran Manado, Sulawesi Utara, 21 September1921 yang dikenal sebagai penganut kristen yang taat.
        Dora Marie pertama kali bertemu Sumitro Djojohadikusumo tahun 1945 di sebuah acara mahasiswa Kristen Indonesia di Rotterdam, Belanda. Saat itu ia belajar di sekolah ilmu keperawatan bedah di kota Utrecht, Belanda.
        Keduanya menikah pada 7 Januari1946 di Jerman dengan pemberkatan dari pendeta-pendeta di Gereja Jerman.
        Selama hidupnya, Dora Marie dan Sumitro menjadi penganut agama Kristen yang taat dan rajin ke gereja.
        Dari pernikahannya, Dora dan Sumitro mempunyai empat anak. Dua perempuan, dua laki-laki. Dua perempuan yaitu Bianti Djiwandono dan Mariani le Maistre dan Laki-laki; Prabowo Subiantodan Hashim S. Djojohadikusumo.
        Ada darah Cina yang mengalir ke tubuh Prabowo dan saudaranya dari pihak ibunya, seperti halnya penganut agama Kristen asal Sulawesi Utara.
        Semua saudara Prabowo beragama Kristen. Kakak Prabowo sendiri, Bianti Djiwandono, istri mantan Gubernur BankIndonesia, beragama Kristen Katolik.
        Prabowo lahir dan dewasa dalam lingkungan dan bimbingan keluarga yang beragama Kristen.
        Prabowo baru memeluk Islam ketika menikah dengan Titiek Soeharto pada Mei 1983.
        Agar bisa diterima keluarga Soeharto yang beragama Islam, Prabowo terpaksa mengucapkan dua kalimat syahadat.
        Dari pernikahannya lahirlah Didiet Prabowo. Agama Didiet pun hingga kini tidak jelas. Didiet menghabiskan sebagian masa sekolahnya di Boston, AS.
        Perkawinan Prabowo dan Titiek berakhir perceraian. Namun tidak diketahui secara persis kapan pasangan ini berpisah.
        Adik Prabowo Hashim dalam Deklarasi Forum Alumni dan Mahasiswa di Hotel Sahid, Jakarta, Sabtu 10 Mei 2014 terang-terangan mengaku ibunya Dora Marie lahir dan meninggal sebagai seorang Kristen Protestan.
        Bahkan saat ibunya meninggal pada 23 Desember 2008 Prabowo lah yang memimpin upacara pemakaman di TPU Tanah Kusir di area pemakaman Kristen. Prabowo bertindak sebagai pendeta yang membaca khotbah.
        Dalam berita yang diterbitkan tribunnews 10 Mei 2014, adik Prabowo Hashim juga mengaku dia dan adik kandungnya Kristen Protestan, kakak Katolik, keponakan-keponakan yang sangat dekat dengan Prabowo Katolik. Hanya Prabowo yang bergama Islam, dia memeluk Islam karena mau menikah dengan Titiek. Bukan kesadaran dirinya.
        Prabowo memiliki sekretaris pribadi yang sudah bekerja untuknya 15 tahun yakni seorang Tionghoa dan beragama Kristen.
        Tiga dokter pribadi Prabowo juga semuanya berdarah Tionghoa, Kristen.
        Fakta terbaru, saat berkunjung ke kantor PKB untuk menjalin koalisi. Prabowo diminta menjadi Imam, tapi tidak bisa. Baca Alquran tidak tahu. Inilah satu asalan mengapa PKB tidak dukung Prabowo.
        Lihat dan buktikan Prabowo pake Kopiah. Prabowo mau menunjukkan bawah dia Islam Fanatik dengan memakai kopiah saat bertemu kiyai-kiyai, tapi dia tidak sadar kopiahnya menutupi dahi.
        Salah seorang ulama menyindir Prabowo, bagaimana sujud dalam solat jika kopiahnya seperti itu. Itu tidak sah. Seorang muslim Solat jidatnya harus menyentuh tempat sujud.
        Ikhwan dan akhwat, kita butuh pemimpin yang beragama Islam secara tulus. Bukan yang abal-abalan. Bukan hanya cari popularitas.
        Fakta bahwa semua keluarga Prabowo Kristen itu tidak bisa dibantah.

      • Ini fakta dan bukan rekayasa…Jika Paman Rasulullah Abu tholib juga seorang penyembah berhala lagi musryik.

        Ini fakta bukan rekayasa…jika ayah Nabi Ibrahim Alaihissalam adalah seorang pembuat berhala

        Ini fakta bukan rekayasa jika Ibunda presiden RI pertama Ir .Soekarno
        Adalah seorang penganut hindu yg taat .

        Tanpa niat memburukan calon lain meskipun Fakta dan bukan rekayasa bahwa Calon lain juga punya banyak cela soal agama yg juga bisa diangkat disini…seperti-bacaan do’a yg salah di debat ketiga,cara berwudu yg salah,pakaian ihram yg salah,jadi imam sholat zhuhur di besarkan suaranya..dan praktek memandikan kembang mobil cina yg ia klaim sebagai mobil esemka yg lalu…tapu biarlah..m
        Masalah amalan…hanya Allah saja yg menilai.

        Allah mengetahui apa yg dihadapan mereka dan apa
        yg dibelakang mereka (QS. 22 : 76).

        Salam Damai Indonesia Raya..

        Kita butuh pemimpin muslim yg menghargai perbedaan di negara bhinneka tunggal ika ini.

  2. kebohongan publik, lanjutkan ngarang nya demi bowo. dibayar brpa sih sma si bowo tuh. sampek ngarang2 ga karuan. udahlah pilihanku ttep salam jari 2 jkw-jk. trserah luu ngarang kya’ gmna urusin dlu sono kudanya hwkkkkkkkk😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s