KATA KATA RENUNGAN MOTIVASI

Kenapa Malas Solat?(Tidak bermaksud menggurui,hanya untuk mengingatkan diri sendiri,siapa lah aku di mata manusia”

Solat itu lebih baik daripada tidur!
Laungan itu tidak kau perduli kan
Kau malah menarik selimut
Sampai ke kepala

Kenapa malas solat?

Kau bilang bukan malas!
Tapi kau tidak sedar
Kerana tidurmu terlalu lena
Azan Subuh kau hanya dengar sayup-sayup di telinga
Hari kau mulai tanpa mengingat DIA

Menjengah Asar berlalu DZuhur
Kau sibuk bekerja tanpa sadar
Tanggung jawab kepada Tuhan mu
Mudahnya kau lupakan

Kenapa malas solat?

Kau bilang bukan malas!
Cuma kau tak sempat
Mengejar waktu yang singkat
Mengejar tanggungjawab dunia
Lalu kau lupa tanggungjawab kepada
Tuhanmu
Siang mu berlalu tanpa mengingati DIA

Tiba Isya’ dan Maghrib pun menghilang
Tak sempat mu membawa ke malam
Kau terus tenggelam dalam terang
Tanggungjawab itu terus kau abaikan

Kenapa malas Solat?

Kau bilang bukan malas!
Tapi kau penat lelah setelah siangmu yang padat
Kau memilih untuk istirahat
Daripada menemui Tuhanmu
Malam kau akhiri tanpa mengingati DIA

Bukankah Solat itu lebih baik daripada tidur!

kutipan:Sebuah riset di Amerika yang diadakan Medical Center di salah satu universitas di sana ‘Pyok’ menegaskan, shalat dapat memberikan kekuatan
terhadap tingkat kekebalan tubuh orang-orang yang rajin melaksanakannya melawan berbagai
penyakit, salah satunya penyakit kanker.Riset itu juga menegaskan, adanya manfaat
rohani, jasmani dan akhlak yang besar bagi orang
yang rajin shalat.
Riset itu mengungkapkan, tubuh orang-orang
yang shalat jarang mengandung persentase tidak
normal dari protein imun Antarlokin dibanding
orang-orang yang tidak shalat. Itu adalah protein
yang terkait dengan beragam jenis penyakit
menua.
Para peneliti meyakini, ibadah dapat memperkuat
tingkat kekebalan tubuh karena menyugesti
seseorang untuk sabar, tahan terhadap berbagai
cobaan dengan jiwa yang toleran dan ridha. Sekali
pun cara kerja pengaruh hal ini masih belum
begitu jelas bagi para ilmuan, akan tetapi cukup
banyak bukti atas hal itu, yang sering disebut
sebagai dominasi akal terhadap tubuh.
Bisa jadi melalui hormon-hormon alami yang
dikirim otak ke dalam tubuh di mana orang-orang
yang rajin shalat memiliki alat kekebalan tubuh
yang lebih aktif daripada mereka yang tidak
melakukannya. Demikian seperti dilansir situs
‘Laha’.
Profesor Mas’ud Shabri, anggota Persatuan Ulama
Islam Internasional mengatakan, “Kita mengimani
bahwa shalat memiliki banyak manfaat rohani,
sosial, medis dan sebagainya akan tetapi semua
ini masih masuk dalam lingkup ijtihad yang
sebagian kalangan bisa benar, dan sebagian
kalangan yang lain bisa salah.
Bila salah seorang, misalnya ada yang berkata, ‘Di
antara manfaat shalat begini,’ kemudian ilmu
sekarang ini menyingkap ketidakbenaran info ini,
maka kesalahan itu dilimpahkan kepada orang
yang mengatakan adanya manfaat tertentu itu,
bukan pada shalat itu sendiri.!!??
Shabri menambahkan, “Sebelum segala
sesuatunya, sikap yang pertama kali harus
ditunjukkan adalah bahwa kita wajib menjadikan
shalat sebagai suatu ibadah dulu. Kemudian
setelah itu, boleh menyebutkan adanya manfaat
atau tidak darinya.
Andaikata shalat tidak memiliki manfaat seperti itu
selain ketaatan kepada Allah, maka itu sudah
cukup bagi kita sebagai suatu kemuliaan berdiri di
hadapan Allah swt dalam sehari lima waktu shalat
fardhu. Bagi siapa saja yang ingin berdiri lebih
lama lagi, maka pintu terbuka untuk itu. Ini sama
sekali tidak mengurangi nilai shalat itu sendiri dari
sisi-sisi non ibadah.

Janganlah Kau terus terusan begitu….

~~~mengingatkan diri sendiri~~

Sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam:
“(Yang menghilangkan pembatas) antara seorang muslim dengan kemusyrikan dan kekufuran adalah
meninggalkan shalat.” (HR. Muslim)

Sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam:
“Perjanjian antara kita dengan mereka (orang munafik) adalah shalat, barangsiapa meninggalkannya maka sesungguhnya ia telah
kafir.” (HR. Ahmad, At-Tirmidzi dan An-Nasai, hadits shahih)

Pada suatu hari, Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam berbicara tentang shalat, sabda beliau:
“Barangsiapa menjaga shalatnya maka shalat tersebut akan menjadi cahaya, bukti dan keselamatan baginya pada hari Kiamat nanti.Dan barangsiapa tidak men-jaga shalatnya, maka dia
tidak akan memiliki cahaya, tidak pula bukti serta tidak akan selamat. Kemudian pada hari Kiamat
nanti dia akan (dikumpulkan) ber-sama-sama dengan Qarun, Fir’aun, Haman dan Ubay Ibnu
Khalaf.” (HR. Ahmad, At-Thabrani dan Ibnu Hibban,hadits shahih)

wallahuwa’lam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s