PANTUN MOTIVASI

motivasi:pagi,siang,malam (pantun)

Hendak patah,patahlah dahan,
jangan menimpa buah yang muda.
Hendak derita,deritalah badan,
janganlah hampa iman di dada.

Hendak malam,malamlah hari,
jangan halangi datangnya pagi.
Hendak muram,muramlah hati,
jangan mengingat yang salah lagi.

Hendak pagi,pagilah subuh,
jangan menahan gelapnya dalu.
Hendak pergi,pergilah jauh,
jangan mengenang masa yang lalu.

Hendak malang,malanglah punai,
jangan salahkan si burung merba.
Hendak hilang,hilanglah cinta,
janganlah luntur iman didada.

Musim penghujan kini telah tiba,
banyaklah orang bertanam padi.
tahun berganti hampirlah sudah,
moga ditambah umurku lagi.

Padi ditanam tumbuh menghijau,
senang sudah hati petani.
Lama sudah hidup dirantau,
entah kapan akan kembali.

Padi membesar bunganya mekar,
indah menguning masak buahnya.
Semoga bertambah kuatnya sabar,
dalam menempuh susah dan coba.

Burung berkicau riang gembira,
menyambut cahya mentari pagi.
Untung hidup tidak sengsara,
bersyukur hamba pada-Mu Robbi.

Burung puyuh rendah sarangnya,
kuda terinjak anaknya mati.
Jalani hidup apa adanya,
semoga berharga diakhir nanti.

Orang ogan hidup berladang,
pulang seminggu pergi ke pasar.
Berharap kubur kelak kan lapang,
selamat pula di Padang Mahsyar.

Burung tekukur burung kepodang,
berkicau ia bunyinya indah.
Hidup bersyukur terasa lapang,
nikmat yang ada terus ditambah.

Buah kelapa lepas tangkainya,
airnya manis enak dihirup.
Mengapa jiwa gundah gulana,
hati menangis sepanjang hidup.

jatuh diladang si asam jawa,
dikumpul banyak dapat seikat.
Merana badan merana jiwa,
kemana harus mencari obat.

Buah mangga dipetik dalu,
runtuh daunnya buahnya lebat.
Sangat berguna sesal dahulu,
sesal sekarang sudah terlambat.

Gunung merapi muntahkan lahar,
banyaklah orang pergi mengungsi.
Mendidik orang haruslah sabar,
lain kepala lain pula hati.

Tikar purun simpan di pagu,
kadang digelar untuk kelasa.
Tahun-tahun sudah berlalu,
tak sadar jasad kian menua.

Orang paku pergi merantau,
tujuan jauh ke negeri jiran.
Hidup bagaikan senda dan gurai,
seperti melihat ke pertunjukan.

Jambu digoyang jatuh buahnya,
kalau tak jatuh masaklah tentu.
Jalani hidup apa adanya,
moga bahagia diujung waktu.

Mangga sebatang bercabang dua,
batang pohonnya tiada berduri.
Merana badan merana jiwa,
sakit senang telan sendiri.

Menganyam pandan tuk tikar purun,
dipakai alas untuk di rumah.
embun malampun mulai turun,
barulah kaki tiba di rumah.

Tikar selapis dihampar lagi,
tamu yang datang makin bertambah.
Walaupun tubuh letih sekali,
moga menjadi amal pahala.

4 thoughts on “PANTUN MOTIVASI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s